Imam Ibnul Qoyyim berkata, "Kalau tidak karena cobaan & musibah dunia, niscaya manusia terkena penyakit kesombongan, 'ujub (bangga diri) & kekerasan hati"

Rabu, 25 Januari 2012

Jin, Santet, dan Kesurupan

Masyarakat Indonesia terkenal dengan masyarakat yang suka berpikir mistis. Jika kita berbicara mengenai santet dan kesurupan, pasti tidak lepas dengan adanya kekuatan ghaib yang berasal dari jin. Padahal kita mengetahui bahwa kekuatan itu hanya berasal dari Allah, maka mengapa masih banyak masyarakat yang mempercayai hal itu. Di samping itu, ada sebagian masyarakat yang mengaku bisa melihat makhluk halus yang mereka namakan Jin. Klo memang makhluk halus mengapa bisa dilihat? Dan makhluk halus yang mereka percaya itu dianggap ghaib, padahal hanya Allah yang mengetahui yang ghaib

Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. QS.An-Naml:65

Memang ada manusia yang diberi kesempatan oleh Allah untuk mengetahui perkara yang ghaib, yaitu Rasulullah.

Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. QS. Al-Jiin:26-27

Dan bukan berarti manusia seperti kita bisa diperlihatkan oleh Allah perkara yang ghaib, karena Allah hanya meridhai Rasul-Nya untuk memperlihatkan hal yang ghaib.

Berkaitan mengenai pemahaman apakah jin itu makhluk halus atau seperti manusia, maka ada yang berpemahaman bahwa jin itu himpunan bagian dari manusia, karena jin itu adalah seseorang yang asing. Untuk mengetahui penjelasan mengenai jin ini, simak penjelasannya dari Ust.Abdurrahman Suparno. Walloohu a'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar