Imam Ibnul Qoyyim berkata, "Kalau tidak karena cobaan & musibah dunia, niscaya manusia terkena penyakit kesombongan, 'ujub (bangga diri) & kekerasan hati"

Rabu, 18 Januari 2012

Allah Memberi Pahala Melimpah Bagi Amal Yang Sederhana

Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa seorang hamba masa lalu dan masa mendatang.

Dari Abu Qatadah ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Puasa pada hari ‘Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) itu bisa menghapus dosa-dosa dua tahun, yaitu setahun yang lampau dan setahun yang akan datang".  [HR. Jama'ah kecuali Bukhari dan Tirmidzi]

Bukankah ini bukti cinta Allah? Bagaimana kita berinteraksi dengan Rabb yang mencintai kita, dan memuliakan kita dengan kemuliaan ini, dan apakah reaksi kita adalah berbuat buruk?

Kita mengatakan cinta pada Allah, tetapi ketika melihat perbuatan kita, ternyata tidak mencerminkan cinta kita kepada-Nya. Namun di saat Allah berkata, "Aku mencintai mereka", Dia tidak meminta dari kita, kecuali kita berpuasa satu hari, setelah itu dosa kita di tahun lalu dan yang mendatang akan diampuni.

Puasa hari Asyura menghapus dosa tahun lalu. Mengapa? Apakah dosa satu tahun yang lalu akan dihapuskan dengan hanya melakukan puasa sehari? Ya!!! Mengapa? Karena Allah mencintai kita, maka Dia ingin mengampuni dan tidak memasukkan kita ke neraka.
Tidakkah kita malu?

Dan barangsiapa yang berpuasa ‘Asyura’, diampuni baginya (dosanya) satu tahun”. 
[HR. Thabrani, di dalam Al-Ausath dengan sanad hasan]

Demikian pula shalat 5 waktu akan menghapus dosa di antara shalat-shalat itu, selama kita tidak melakukan dosa besar. 


Dari Abu Hurairah, ia mendengar Nabi Sholallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Bagaimana menurut kalian jika ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, yang mana ia mandi disitu lima kali sehari. Bagaimana menurut kalian, apakah akan tersisa kotoran padanya?" Para sahabat menjawab, "Tidak ada sedikitpun kotoran yang tersisa padanya." Beliau berkata lagi, "Demikianlah perumpamaan shalat yang lima waktu. Dengan inilah Alloh menghapuskan kesalahan-kesalahan ."
[Dikutip dari Ringkasan Shahih Bukhari 1/313]

Ada apa di balik segala kasih sayang ini? Masihkah kita menganggap ini cinta semu? Bahkan, pelaksanaan umrah yang diikuti dengan umrah di kesempatan berikutnya dapat menghapus dosa yang dilakukan di antara keduanya.

Dari Abu Hurairah  ia berkata bahwa Rasulullah saw. Bersabda,” Satu umrah sampai umrah yang lain menjadi kafarah ( penghapus dosa yang dikerjakan ) di antara keduanya.” 
[Muttafaq ‘alaih]

Jika kita membaca "Subhaanallaah wabihamdih" setiap hari 100x, maka dosa kita akan diampuni meski sebesar buih di lautan kebaikan.

“Barangsiapa yg membaca SUBHANALLAHI WABIHAMDIH 100X pada harinya, maka berjatuhanlah dosa dosanya walau sebanyak buih di lautan”
[HR.Bukhari dan Muslim]

Jika kita mambaca "Alhamdulillaah", maka timbangan kita akan dipenuhi kengan kebaikan.

...(membaca) Alhamdulillaah dapat memenuhi timbangan... [HR.Muslim]

Allah merahmati seorang laki-laki yang bangun malam, lalu membangunkan isterinya, kemudian keduanya melakukan shalat bersama-sama. 
[HR.Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah dan Imam Ahmad] 

Meski ia hanya melakukan shalat dua rekaat bersama isterinya. Mengapa pahala besar ini untuk amal yang kecil? Bukankah ini bukti cinta Allah?

Siapa yang mengatakan setiap pagi dan petang, "Rodhiitu billaahi robba wabil islaami diina wa bi muhammadin nabiyya wa rosuula" (aku ridha ALlah menjadi Tuhanku, Islam menjadi agamaku, dan Muhammad itu seorang Nabi), maka Allah berhak meridhainya". 
[HR.Abu Dawud dan Imam Ahmad]
"Barangsiapa yang berdoa, Bismillaahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi walaa fis-samaa'i wahuwas samii'ul 'aliim (Dengan nama Allah, Yang tidak memadarati nama-Nya sesuatupun di bumi dan langit, dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui), 3 kali setiap pagi dan petang, maka ia tidak akan diganggu dengan sesuatu pun hari itu" 
[HR.Abu Dawud, Tirmidzi dan Imam Ahmad]
Siapa yang memasuki satu rumah/tempat, lalu berdoa A'uudzu bi kalimaatillaahit taammaati min syarri ma kholaq (aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari keburukan makhluk-Nya), maka tidak ada sesuatu pun yang akan memadaratinya". 
[HR.Muslim]
Artinya ia akan aman dari sengatan ular, kelabang ataupun apa yang lain.
Nabi SAW bersabda, "Siapa yang bershalawat padaku dengan 1 shalawat, Allah akan bershalawat padanya dengan 10 kali". [HR.Muslim]

Siapa yang mengatakan setiap pagi dan petang Allaahumma anta robbi laa ilaaha illaa anta kholaqtani wa ana 'abduka wa ana 'alaa ahdika wa  wa'dika mastatho'tu, a'uudzu bika min syarri maa shoona'tu abuu'u laka bini'matika 'alayya wa abuu'u laka bidzanbii faghfirlii fainnahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta (Ya Allah, Engkaulah Rabb ku, tiada sesembahan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku terikat oleh kesepakatan dan janji dengan-Mu sepanjang kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan jelek ku. Aku mengakui nikmat yang Kau berikan kepadaku, dan aku mengakui pula dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, sebab sesungguhnya tidak akan ada yang mengampuni dosa selain Engkau), maka jika ia meninggal pada siang atau malam itu ia akan termasuk penduduk surga". 
[HR.Bukhari]
Di antara sekian banyak amalan-amalan yang sederhana namun Allah memberikan pahala yang melimpah.
Bukankah semua itu bukti cinta Allah kepada hamba-Nya???

Sumber: Hati Sebening Mata Air


2 komentar: